Lolos Seleksi Program “Pejuang Muda”, Gifari dan Dhimas akan Mengabdi ke NTB dan Sulawesi Selatan

by 7


2021-10-23 12:09:28

900x300

Merawang, UBB— Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) tidak hanya antusias dalam mengikuti kegiatan atau lomba-lomba yang berbau akademik, melainkan mereka juga selama ini kerap berpartisipasi dalam kegiatan yang masuk kategori pengabdian kepada masyarakat, baik yang berskala nasional maupun internasional.

Kali ini, Muhammad Gifari (Mahasiswa Prodi Ilmu Politik) dan Dhimas Rivaldi Pratama (Mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan) yang mendapati kesempatan terlibat dalam kegiatan pengabdian di program Pejuang Muda tahun 2021 yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial, bekerja sama dengan Kemendikbud Ristek dan Kementerian Agama.

“Yang kami pahami, program Pejuang Muda ini adalah sebagai bentuk implementasi dari ilmu dan pengetahuan yang didapat di perkuliahan untuk diaplikasikan kedalam bentuk program sosial agar memberikan dampak atau perubahan sosial secara konkret,”ucap Muhammad Gifari saat dihubungi humas UBB (Senin, 19/10/21).

Dilansir dari website resmi pejuangmuda.kemensos.go.id, program Pejuang Muda ini setara dengan 20 sks, dan dalam program ini mahasiswa akan ditantang untuk belajar dari warga sekaligus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, pemuka masyarakat, tokoh agama setempat serta seluruh stakeholder penggerak sosial di daerah.

Sementara itu, fokus dari program ini ada 4 kategori kegiatan, yakni di antaranya:

1. Pengembangan Program Bantuan Sosial

2. Pemberdayaan Fakir Miskin dan Lansia

3. Pola Hidup Sehat dan Kesehatan Lingkungan

4. Fasilitas dan Kepentingan Umum

“Kebetulan saya mengambil fokus pada program pemberdayaan fakir miskin dan lansia, yang dalam waktu dekat, yakni di bulan November ini akan diberangkatkan ke daerah pilihan saya, yakni Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat,” ucap Gifari

“Kalau saya sendiri mengikuti program pola hidup sehat dan kesehatan lingkungan di daerah Sulawesi Selatan,” sambung Dhimas.

Menurut keterangan lebih lanjut dari Gifari dan Dhimas, sebelum dinyatakan lolos seleksi, mereka harus melalui berbagai tahapan seleksi, yakni pertama, tahap seleksi administrasi, yang di dalamnya terdapat arahan untuk membuat essay terkait sociopreneur. 

Kedua, tahap seleksi melalui forum Leadership Group Discussion (LGD). Di dalam LGD ini peserta diarahkan untuk berdiskusi dan beradu gagasan terkait solusi atas kasus yang diberikan. Sementara tahap terakhir dan juga yang paling menentukan adalah tahap wawancara. (hz/humas)

Bagikan Ke: